Jumat, 15 Februari 2013

Pemerintah Zimbabwe cuma punya Simpanan dibank Sebesar 2 Juta Rupiah!!!


Pada tanggal 1 Agustus 2006 pemerintah Zimbabwe mendevaluasi uangnya 60 % dan pada saat yang sama melakukan redenominasi dengan menghilangkan tiga angka nol di belakang. Sebelumnya us$ 1 = zwd 101,000 menjadi us$ 1 = zwd 250.

Setelah langkah ini dilakukan ternyata tidak sesuai dengan dugaan karena harga-harga barang dan jasa tidak mau mengikutinya sehingga terjadi inflasi besar-besaran. Pada tahun 2007 pemerintah sampai harus membuat peraturan yang aneh yaitu menyatakan bahwa inflasi adalah melanggar hukum negeri itu, artinya tidak boleh ada pihak yang menaikkan harga.

Puncak inflasi terjadi pada awal tahun 2013 ini, Setelah membayar upah pegawai negeri setempat, pemerintah Zimbabwe hanya punya sisa uang sebanyak US$ 217 atau sekitar Rp 2,06 juta (Rp 9.500/US$) yang tersimpan di bank. Dana tersebut merupakan anggaran pemerintah untuk kepentingan publik tahun ini. cuman 2 juta pemirsa

"Minggu lalu, setelah kami membayar gaji pegawai negeri, simpanan pemerintah tersisa US$ 217," kata Menteri Keuangan Zimbabwe Tendai Biti kepada wartawan di Ibukota Zimbabwe, Harare, dikutip AFP, Rabu (30/1/2013).

"Anggaran pemerintah sedang lumpuh saat ini. Kami (pemerintah) telah gagal memenuhi target-target kami," tambahnya.

Kondisi ekonomi Zimbabwe memang sedang terpuruk sejak pergantian millenium baru. Sejak dimulainya penyitaan ladang, kebun dan sawah yang dimiliki orang kulit putih oleh Presiden Robert Mugabe.

Langkah tersebut merusak kepercayaan investor akan negara yang berada di Afrika tersebut. Produksi pun lumpuh, negara internasional melakukan pemblokiran dan tidak ada wisatawan yang mau masuk ke negara tersebut.

Setelah lebih dari satu dekade, Zimbabwe beberapa mengalami situasi ekonomi yang buruk, seperti inflasi hebat yang menembus 231% dan berhentinya pembangunan gara-gara harga barang yang melambung tinggi pasca inflasi. Situasi di negara itu kini lebih secara perlahan mulai stabil.

Sayangnya, anggaran publik pemerintah masih kacau dan bisnis warga lokal dihadapi dengan berbagai ketidakpastian, seperti masalah suplai listrik, keringanya likuiditas dan tingginya upah buruh.

Bahkan, pemerintah Zimbabwe sendiri sudah blak-blakan memperingatkan rakyatnya bahwa mereka tidak punya uang yang cukup untuk menggelar pemilu yang tadinya diharapkan bisa berjalan tahun ini.

Biti mengatakan, satu-satunya yang bisa dilakukan pemerintah adalah meminta bantuan dana dari negara-negara lain. "Kami akan mulai mendekati komunitas internasional," katanya.

Sedikitnya, dibutuhkan dana US$ 104 juta (Rp 988 miliar) untuk bisa menyelenggarakan pemilu sederhana demi memilih pemimpin yang baru.

Anggaran pemerintah untuk tahun ini ditargetkan US$ 3,8 miliar (Rp 36,1 triliun), sedangkan ekonomi diprediksi tumbuh 5%. Negara kaya aneka bahan tambang ini sekarang memakai mata uang US$ dan rand Afrika Selatan.

Tambahan aja yak ,Lo tau ngak ?

 Uang pecahan Zimbabwe yang baru senilai $ 10,000,000,000 ZWD atau 10 Miliyar Dollar dalam satu lembar.

Sebelum januari 2011 uang $500 Juta ini setara $1,6 amerika atau Rp.15,000 di indonesia


Ini dia beberapa pecahan yg dah dikeluarkan oleh bank induk di zimbabwe dari 5 dollar sampe 250 juta dollar dalam satu lembar. ini fakta..

dibutuhkan $50 M (million) atau 50 juta dollar untuk membeli sebungkus kacang di pinggiran jalan zimbabwe

 Semua orang termasuk gelandangan dah jadi milyarder di sini.. 

 Saking dah gak berharganya, Money changernya aja udah gak ada yang mau ngitung kalo di Zimbabwe, karena males dan sudah terbiasa, mereka pake timbangan buat ngukurnya.

Potret Kemiskinan Buruh Pengupas Kulit Kerang di Angke

Kamis, 14 Februari 2013

Video Penyerangan Brutal di Stasiun Australia

Keamanan di stasiun kereta bawah tanah Australia masih terbilang kurang. Pasalnya, tindak penyerangan dan kekerasan masih sering terjadi di sana.


 Seperti yang baru-baru ini terjadi, kamera CCTV stasiun menangkap sekelompok remaja putri tertangkap melakukan penyerangan brutal terhadap pasangan pria dan wanita di Stasiun Blacktown. Dalam insiden tersebut, pria yang menjadi korban penyerangan, tidak sadarkan diri, sedangkan wajah korban wanitanya berlumuran darah.

Selain itu, kasus serupa juga pernah terjadi di Stasiun Cabramatta, seorang pria ditendang dengan kasar berulang kali oleh sekelompok pria dan wanita. Untunglah petugas kepolisian segera tiba di lokasi dan langsung menodongkan pistol Taser, untuk menghentikan kebrutalan sekelompok muda-mudi itu.

  Menurut catatan dari pihak berwenang, setidaknya ada tiga serangan brutal yang terjadi di stasiun-stasiun kereta di Sydney setiap harinya.

Menteri perhubungan Australia, Penny Sharpe mengatakan bahwa stasiun-stasiun kereta bawah tanah di Australia sebenarnya kekurangan jumlah anggota penjaga keamanan, sehingga tingkat keamanan di stasiun-stasiun itu masih terbilang rendah.

Hal inilah yang menyebabkan tingginya tingkat kejahatan dan penyerangan brutal di stasiun-stasiun salah satu kota terbesar di Australia ini.

Penny menambahkan, masalah kurangnya pengamanan di stasiun bawah tanah adalah masalah serius yang harus dipecahkan, karena kalau tidak, akan semakin banyak korban dan nyawa yang melayang
 Berikut adalah video CCTV yang merekam berbagai kebrutalan di stasiun bawah tanah Australia

Sumber

(Kasian) Bocah Ini Akan Tewas Jika Tubuhnya Berkeringat


Ketika cuaca cerah dan hangat, anak-anak biasanya menghabiskan waktu mereka diluar rumah dengan bermain bola atau saling kejar-kejaran.

Namun hal ini bukanlah suatu pilihan bagi Fred James, karena hal tersebut dapat langsung menyebabkan kematiannya.

Bocah berusia tiga tahun itu menderita sebuah kondisi genetik yang langka, dimana ia lahir tanpa kelenjar keringat dan tidak bisa berkeringat.

Dan jika tubuh Fred menjadi terlalu panas, ia dapat terkena serangan yang fatal yang sangat membahayakan nyawanya.

Untuk menghindari hal itu, kedua orang tuanya yaitu Jon James (39), dan Sarah Jones (33), dari Truro, Cornwall, harus memastikan suhu tubuh anak mereka itu tetap dingin dengan menggunakan kipas, semprotan air dan bongkahan es.

“Kami melakukan segala sesuatu yang kami bisa untuk menjaganya agar tidak sampai kepanasan. Ini berarti dia harus diawasi sepanjang waktu. Dia terkena kejang-kejang ketika terlalu panas dan ini sangat menakutkan kami. ” tutur sang ibu, Sarah.

Sarah mengatakan bahwa langsung mengetahui ada yang salah dengan anaknya sejak saat ia dilahirkan.

Fred harus dihidupkan kembali setelah mengalami masalah pernafasan, dan ia kemudian harus tinggal dalam perawatan intensif selama empat hari pertama hidupnya.

Bahkan ia juga beberapa kali terkapar dan tak bernyawa akibat kondisinya ini.

Diketahui, Fred menderita sebuah kelainan yang disebut Anhidrotic Ectodermal Displasia, dimana penderitanya tidak memiliki kelenjar keringat.

“Kelebihan panas adalah kekhawatiran terbesar pada penderita kelainan ini, karena akan menyebabkan serangan penyakit yang tiba-tiba dan dapat berujung pada kematian jika tidak diawasi dengan benar.” tutur Diana Perry, Kepala Eksekutif dari Ectodermal Displasia Society.

Ia juga menambahkan bahwa masalah lain yang juga dihadapi adalah menjaga suhu tubuh penderita tetap stabil disaat bulan-bulan musim dingin, dan merupakan yang tersulit karena suhu tubuh penderita cenderung terlalu dingin dan sulit untuk dihangatkan.

Gejala utama lainnya adalah kurangnya gigi. Dimana beberapa anak penderita kelainan ini tidak memiliki gigi susu sama sekali, dan mungkin beberapa gigi dewasa tidak akan tumbuh.

Di Inggris hanya 400 orang yang diketahui menderita Ectodermal Displasia, dan sampai saat ini tidak ada penyembuhnya.

Sumber