Kamis, 07 Oktober 2010

Kisah-Kisah Keajaiban Perang di Gaza, Palestina

Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
http://bimchat.files.wordpress.com/2009/01/gaza-strip-war.jpg

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
http://images.huffingtonpost.com/gen/13427/thumbs/r-GAZA-large.jpg

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
http://www.map-uk.org/files/300_idf_soldiers.jpg

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Berikut ini adalah rangkuman kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan.


Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

Suara Tak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan,

“Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya.

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin Al Aan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat Dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).

Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Israel melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.
“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.
Komentar kamu ???????????

Foto-Foto Mumi Yang Mengagumkan Di Pamerkan

Awet muda : Xiaohe, yang diperkirakan berumur sekitar 3.800 tahun dan salah satu yang paling sempurna diawetkan mumi yang pernah ditemukan, ditemukan di sepanjang kuno “Silk Road” rute perdagangan Asia.ribuan tahun setelah kematiannya, dalam bentuk yang masih sempurna bahkan bulu matanya masih utuh. pameran mumi ini di adakan pada Sabtu, Maret 27, di Bowers Museum di Santa Ana, California.
What Makes a Mummy?
Sebuah mumi kepala manusia, dianggap sebagai contoh tertua mumifikasi di sekitar 6.000 tahun, ditemukan pada tahun 1936. Di Mesir, tanggal mummifaction kembali ke sekitar 3.300 SM. Di Mesir, Di sini, seorang pria membuka peti mati dari Dinasti ke-26 di Saqqara, Mesir.
Foto: Keystone / Getty Images Foto: Keystone / Getty Images 1月01, 1920
Perils of the Silk Road
Mumi bayi ini, diyakini berasal dari sekitar abad ke 8 SM (Sebelum Era Kristen).Foto: Courtesy of Wang Da-Gang Mar 09, 2010 Foto: Keystone / Getty Images 1月01, 1920.
Death of a King
sebuah mumi Mesir di berikan zat asin, ini Digunakan untuk mengeringkan kulit sebelum mayat di pakaiankan kain dengan minyak saat upacara. Mumi ini berasaldari dinasti firaun ke-17, saat di pamerkan di Museum Kairo, Mesir. foto ini menunjukkan tanda-tanda dua tusukan tombak yang diyakini penyebab kematian-Nya dalam pertempuran.
Foto: Getty Images Apr 01, 2006, Foto: Courtesy of Wang Da-Gang Mar 09, 2010.
Unwrapping the Past
Membuka bungkusan mumi, Dr Rosalie David dari Manchester Universit, masih Terpelihara dengan baik mumi seorang gadis diperkirakan meninggal sekitar 2.000 tahun lalu di sekitar usia 15.
Foto: John Madden / Getty Images 11 Juni 1975
A Big Pull in Egypt
Pada tahun 1998, sebuah tim arkeologi yang dipimpin oleh profesor Dunand Prancis Menemukan 60 mumi dari sekitar 50 Makam di Ain Labakha, Benteng Romawi di barat daya Mesir, termasuk mumi seorang gadis ini berusia 10 tahun
Foto: Françoise DUNAND / AFP 19 Maret 1998

Inilah Foto-Foto Yang Lainnya :

The Almighty Leader: Egypt's Ramses II
Unexpected Remains
Commemorated in Portrait
The History of Guanajuato
Given to the Gods
Mexican Mummies
Infant Mummies, Trozado, Mexico
Famous Bloodlines
Saint Rose
King Tut's Legacy
Mountain Mummy
Peruvian Mummies


Membuka bungkusan the Past

Egyptologist Dr. Rosalie David of Manchester University unwraps mummified remains in Britain for the first time in the 20th century, 1975. Egyptologist Dr Rosalie David dari Manchester University unwraps mumi tetap di Britania untuk pertama kalinya pada abad ke-20, 1975. The well-preserved girl is thought to have died about 2,000 years ago at around the age of 15. Terpelihara dengan baik gadis diperkirakan meninggal sekitar 2.000 tahun lalu di sekitar usia 15.

10 Pembantaian Manusia Terbesar Sepanjang Sejarah

Sejarah manusia adalah campuran unik dari keberhasilan dan kegagalan, kemenangan dan kekalahan, cinta dan perang. Pembantaian adalah salah satu peristiwa seperti yang telah menyebabkan kematian banyak orang tak berdosa dan orang-orang yang memulai pembantaian dalam rangka untuk memuaskan kehausan mereka untuk membalas dendam dan untuk ego manusia. Sepanjang sejarah Anda akan menemukan berbagai peristiwa pembantaian besar dan kecil yang telah mengubah dunia, tapi ini 10 yang pasti pembantaian terbesar dalam sejarah umat manusia.
1. Pembantaian Nankin
Pembantaian Nanking juga dikenal sebagai Rape of Nanking di mana ratusan ribu warga sipil dibunuh dan diperkosa secara brutal di kota Nanking yang merupakan mantan ibukota Republik Cina. pembantaian itu berlangsung selama enam minggu di mana para prajurit Angkatan Darat Kekaisaran Jepang memasuki kota Nanking dan mulai membunuh orang-orang Cina. Pembantaian Nanking adalah dianggap sebagai pembantaian terburuk dalam sejarah manusia karena lebih dari 80 ribu orang dan perempuan dibunuh, disiksa dan diperkosa dalam periode enam minggu.
2. Babi Yar Massacre
Pembantaian Babi Yar terjadi pada tahun 1941 ketika lebih dari 33 ribu orang Yahudi tewas dalam sebuah operasi tunggal yang dipimpin oleh gubernur militer, Mayor Jenderal Friedrich Eberhardt, Panglima Angkatan Darat Kepolisian Grup Friedrich Selatan Jeckeln dan C Komandan Otto Rasch. Operasi itu dilakukan oleh pasukan gabungan seperti SS, SD dan SiPo. Babi Yar adalah sebuah jurang di luar Kiev yang adalah ibu kota Ukraina.
3. Hari Pembantaian St. Bartholomew
Juga populer dikenal sebagai Massacre de la Saint-Barthelemy peristiwa ini terjadi pada 1572 di Paris. Pembantaian itu dimulai dua hari setelah percobaan pembunuhan Laksamana Gaspard de Coligny, yang merupakan pemimpin militer dan politik Huguenot. Segera setelah itu sekelompok pembunuhan bersama dengan massa Katolik Roma mulai mulai membunuh orang di seluruh Paris dan pembantaian menyebar ke daerah perkotaan dan pedesaan lainnya juga. Diperkirakan bahwa sekitar 30 ribu orang tewas dalam pembantaian ini.
4. Pembantaian Tawanan NKVD
Pembantaian Tawanan NKVD juga dikenal sebagai pembantaian Narapidana di mana serangkaian eksekusi massal dilakukan terhadap para tahanan NKVD di Polandia dan negara-negara Baltik lainnya seperti Rumania dan Ukraina. Jumlah korban tewas diperkirakan dari pembantaian ini adalah sekitar 22.000 tahanan tewas dalam serangkaian pembunuhan yang terjadi di tempat yang berbeda. Namun, tidak semua tahanan NKVD tewas dan dieksekusi karena beberapa dari mereka berhasil melarikan diri dari penjara.
5. Pembantaian Katyn
10 Pembantaian Manusia Terbesar Sepanjang Sejarah
Pembantaian Katyn juga dikenal sebagai Katyn Forest Massacre adalah suatu peristiwa di mana ribuan tawanan perang Polandia, perwira militer, intelektual, dan polisi dibantai oleh NKVD Soviet. Para korban dibawa ke Hutan Katyn di Rusia di mana Stalin memerintahkan pasukannya untuk mengeksekusi semua tahanan perang secara langsung. Jumlah korban tewas dari Pembantaian Katyn juga mencapai sekitar 21 ribu.
6. Pembantaian Tesalonika
Pembantaian di Tesalonika terjadi dalam sebuah tindakan balasan oleh Kaisar Romawi Theodosius pada tahun 390. Menurut sumber, pada bulan April 390, kusir yang ditangkap oleh komandan militer Romawi tetapi kemudian ia menjadi korban pemberontakan yang marah Kaisar Romawi dan dia memutuskan untuk membunuh semua orang-orang yang memberontak terhadap perintah. Padahal, Kaisar tidak berubah pikiran untuk menghentikan pembunuhan pesan untuk menghentikan pembantaian mencapai akhir dan lebih dari 7000 orang telah dibantai
7. Pembantaian Tentara Elphinstone
Korban Pembantaian dari Tentara Elphinstone sangat banyak seperti perang dimana pasukan Afghanistan mengambil alih pasukan gabungan Inggris dan India dipimpin oleh Mayor Jendral William Elphinstone pada tahun 1842. Tiga tahun sebelum peristiwa ini, pasukan Inggris di Kabul ditangkap karena dendam pada pasukan Afghanistan. Namun, saat Inggris meninggalkan Kabul, pasukan Afghanistan yang dipimpin oleh Akbar Khan, putra Dost Muhammad Khan menyerang tentara Inggris. Akibatnya 4500 tentara Afghanistan tewas dan dibunuh oleh tentara Inggris dan India.
8. Pembantaian Sabra and Shatila
Pada tahun 1982, Partai Kataeb yang dipimpin oleh Pasukan Kristen Libanon melakukan pembantaian di mana mereka membunuh dan membantai warga sipil Palestina dan Muslim Lebanon. Acara Pembantaian dipicu segera setelah pembunuhan terhadap pemimpin Falangis dan Presiden Bachir Gemayel. Lebih dari 3.500 orang tewas dalam pembantaian ini. Padahal, itu diperdebatkan karena Angkatan Pertahanan Israel membantu kekuatan ini memasuki kamp Sabra dan Shatila. Acara ini masuk ke sangat banyak berita dan menarik reaksi internasional yang lebih lanjut menyebabkan banyak kontroversi dan perdebatan.
9. Pembantaian Batak
Pembantaian Batak adalah tentang pembantaian Bulgaria di Batak oleh pasukan Ottoman pada tahun 1876. Sesuai dengan sumber dan referensi ada lebih dari 3000 orang tewas dalam pembantaian ini.
10. Pembantaian Granada
Pembantaian Granada adalah suatu peristiwa di mana segerombolan orang Muslim menyerbu ke Istana Kerajaan Granada dan membunuh penguasa Yahudi, Yusuf Ibn Naghrela yang adalah seorang wazir Raja Barber dari Granada. Massa menyerbu ke dalam istana dan menyalibkan Dia dan membunuh sekitar 1500 keluarga Yahudi yang tinggal di Granada.

13 Gunung Berwajah Manusia di Dunia

Anda tahu wajah manusia, kan? Ada mata, mulut dan hidung. Gunung-gunung ini pun memiliki itu semua, setidaknya jika dilihat dari kejauhan dan ketinggian. Seperti halnya legenda Tangkuban Perahu di Jawa Barat, misteri Candi Prambanan dan Loro Jongrang, maka gunung-gunung berwajah manusia ini pun punya cerita (legenda) dan misteri sendiri.

Aneh dan uniknya, beberapa dari gunung-gunung ini benar-benar mirip wajah manusia. Lokasi gunung-gunung aneh ini ada di sejumlah Negara di dunia. Yang jadi pertanyaan, apakah bentuk wajah manusia itu hasil pahatan?? Tentu saja tidak! Kecuali gunung granit Mount Rushmore, yang menmahat sejarah Amerika pada 150 tahun pertama, semua gunung ini adalah asli kreasi alam.

Dan seperti biasa cerita misteri atau legenda yang berkembang, kisah-kisah burung yang menyebut gunung-gunung aneh ini tercipta dari manusia yang dikutuk pada ribuan atau bahkan jutaan tahun lalu. Benarkah??! Embuh!! Namanya juga legenda, bisa menjadi apa saja.

Namun untuk meyakinkan, silahkan tengok foto-foto ini, dan anda bisa menilainya. Ada yang mirip seperti perwira perang pada masa lalu, ada juga seperti lelaki bertopi, dll. Tapi yang paling menarik adalah wajah seorang pria yang menempel di puncak gunung (see the picture), dan yang juga paling terkenal di dunia adalah gunung berbentuk seperti wajah prajurit indian yang menengadah ke langit. Gunung aneh ini dikenal dengan sebutan Lover’s Rock, terletak di Antequera, Andalusia, Spanyol.

Lalu, adakah cerita menarik seputar gunung-gunung aneh itu, tentu saja. Berikut cuplikan kisah misterinya:
1. Legenda Gunung Berwajah Prajurit Indian

Gunung batu berwajah manusia ini salah satu yang paling terkenal di dunia. Hasil pahatan alam yang sempurna. Wajah keras ini seperti prajurit laki-laki Indian. Gunung aneh ini dikenal sebagai Lover’s Rock, terletak di di Antequera, Andalusia, Spanyol. Legenda yang berkembang seputar terciptanya gunung itu adalah, berawal dari kisah cinta seorang pemuda Kristen dari Antequera dengan wanita Moorish dari Archidona yang berbeda agama. Masyarakat setempat yang sangat fanatic, tidak bisa menerima kisah cinta mereka. Tentangan keras datang dan melarang sang pemuda yang merupakan penduduk setempat, untuk melanjutkan hubungan mereka. Rasa cintanya yang luar biasa membuat si pemuda nekad, mengajar kekasihnya kabur, mereka lari ke hutan untuk menghindari kejaran penduduk.Konon, mereka bunuh diri dengan cara menghempaskan diri dalam kondisi berpelukan ke batu. Itu merupakan pilihan mereka dari pada melewatkan seumur hidup tanpa saling memiliki. Konon katanya, jenazah mereka secara ajaib melebur dalam batu itu dan mengubah wujud bukit batu itu menjadi bentuk yang sekarang ini kita lihat gambarnya.


2. Gunung Berbentuk Wajah Dewa Zeus di Yunani
Ini adalah Mount Yiouktas di Heraklion, Crete, Yunani. Anda tentu pernah dengar atau pernah baca legeda Dewa Zeus. Dalam legenda, Dewa Zeus lahir di Crete dan dia juga wafat di sana. Mitosnya, di gunung itulah ia wafat dan menjadi kuburnya. Tapi tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana sampai profilnya bisa terpahat dan menempel di gunung itu. Siapa yang memahat, bagaimana caranya? Anda tentu bisa melihat gambar ini, adalah sebuah keajaiban kalau manusia bisa menghasilkan pahatan wajah Dewa Zeus seperti ini. Kalau bukan manusia, lalu siapa? Alamkah? Atau adakadabra..sim salabim..jadilah wajah Dewa legendaries itu. Misteri ini yang belum bisa dijelaskan sampai kini sejak berabad abad lalu.


3. Gunung Wajah Tersenyum di Junagadh di Gujarat, India
Wajah tersenyum ini hanya bisa dilihat dari ketinggian). Gunung unik ini berada di Junagadh, Gujarat, India. Gunung ini juga dikenal sebagai Girnar Hill, di sini terdapat Kuil Bhavnath. Sebenarnya hasil gambar luar biasa ini merupakan trik fotografi yang membalikkan gambar 90 drajat, hasilnya seperti yang anda lihat, luar biasa. Seolah ada wajah tersenyum.
Kelima puncak jajaran gunung-gunung masing-masing dihiasi candi batu dengan ukir-ukiran rumit pada sampingnya. Banyak peziarah Hindu dan Jains berusaha mencapai lima puncak yang jika ditotal membutuhkan kira-kira 8000 langkah. Legendanya, dengan mendaki gunung itu dengan bertelanjang kaki, dan jika mencapai kelima puncak, maka si peziarah akan mendapat tempat di surga. Begitulah kepercayaan mereka!


4. Sekarang kita tinggalkan soal legenda, perhatikan wajah gunung dahsyat ini. Formasi Gunung-gunung ini sebenarnya merupakan gunung utuh di mana banyak terdapat pohon firs. Sayangnya fotografer Christopher Fay yang berbasis di Florida, tidak memberikan informasi lokasi pemotretan. Apakah anda mengenalinya, terdapat di manakah ini? ‘Wajah’ gunung ini mengingatkan apa, Yoda atau Gremlins?


5. Gunung ‘Bersungut-sungut’ di Crete, Yunani
Gunung unik ini juga berada di Crete, Yunani, tempat yang sarat akan legenda. Gunung ini juga unik, ada hidung dan dahi yang anggun. Yang menarik ketika salju turun, wajah gunung ini pun ‘berubah’ seperti orang yang tengah bersungut-sungut, agak merengut, seperti tidak suka.


6. Gunung Batu Berbentuk Wajah Raja Lengkap dengan Kumisnya, di California
Gunung batu ini salah satu yang terunik di wilayah Amerika Serikat. Bentuknya aneh dan unik, terkesan seperti wajah seorang raja lengkap dengan kumisnya. Letaknya di King Canyon National Park, California. Ada hidung yang sangat besar, ada pelupuk mata dan seperti ada tiga mata, mata ketiganya terletak di atas kumis (berwarna hijau, mungkin ini kumpulan pohon yang dari kejauhan terlihat seperti kumis). ‘Raja Canyon’ ini terlihat seperti Cyclops.



7. Bucegi Mountains – living legends, Romania
Bucegi adalah gunung paling popular di kalangan para pendaki, terdapat di Romania. Dari bagian utara gunung ini kamu bisa melihat keindahan Bucharest.Ada dua bagian gunung ini yang letaknya di ketinggia 220 meter, paling disukai para turis (pendaki) yakni batuan besar yang berbentuk sphinx yang sepintas mirip wajah manusia. Alamlah yang telah memahat batu ini menjadi seperti itu. Diduga, bentuk itu didapat hasil dari erosi. Bagian lain yang juga unik adalah berbentuk Old Woman (di Romania disebut : Babele).


8. Gunung dengan Wajah Bertopi
Gunung batu berbentuk aneh ini terdapat di Rock City, GA. Uniknya pada bagian puncak ada bagian batu yang menjorok seperti topi yg menutupi separuh wajah.


9. Gunung Berbentuk Beruang yang Melolong di Estes Park, Colorado, AS
Nah, bentuk gunung yang satu ini berbeda dengan yang lain. Kalau gunung-gunung lain berbentuk wajah manusia, kalau gunung yang terdapat di Estes Park Colorado AS, ini, seperti berbentuk beruang yang sedang melolong. Benarkah?


10. Wajah Manusia di Gunung Cook (Aoraki), Australia
Mungkin ini hanya kebetulan atau intepretasi pada foto. Seorang pengunjung, Geoff Olsen, gunung ini mengambil foto dan terkejut ketika mendapati foto tersebut terlihat seperti wajah manusia di gunung.


11. Gunung Batu ‘Sejuta Wajah’ di Mount Rushmore National Memorial, AS
Mungkin anda semua sudah sering melihat gambar ini, gunung batu yang mewakili ‘sejarah amerika’. Di sana sejumlah wajah founding father Amerika dibentuk. Letaknya di Keystone, South Dakota. Ukiran patung para tokoh Amerika ini dibuat Gutzon Borgium, seorang seniman patung, pada bukit granit pada tahun 1867-1941. Patung-patung ini adalah ‘catatan sejarah Amerika’ pada 150 tahun pertama. Tinggi masing-masing kepala patung sekitar 18 meter.


12. Mount Everest
Mungkin ini hanya interpretasi terhadap foto, tapi gunung tertinggi di dunia ini pun dari kejauhan mirip wajah manusia. Terkesan mengada-ngada. Tapi coba perhatikan gambar ini dan ‘mainkan’s edikit imajinasimu..nah..bagaimana??



source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3321392