Sabtu, 04 Desember 2010

Warung-warung Plesetan dari Merk Terkenal

http://lh3.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTmwx4vi3I/AAAAAAAAAvY/LvkD5yY1p9E/s640/2.jpg

http://lh6.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTmxEgtEMI/AAAAAAAAAvc/hYQashTnEY4/3.jpg

http://lh3.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTmww6bZDI/AAAAAAAAAvU/z3Z4Hl3_ff4/1.jpg


http://lh6.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTmxgaHK7I/AAAAAAAAAvk/wDL_pLtH40I/5.jpg

http://lh3.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTnCIEmyxI/AAAAAAAAAvo/FevfrypfP5g/6.jpg



http://lh4.ggpht.com/_vgXtrK5363k/TPTnCILbBaI/AAAAAAAAAvs/-H3rJPWYqnQ/7.jpg

2 Hacker Remaja Jerman Membobol Foto dan Video Panas 50 Artis Dunia

Sepasang hacker atau peretas dari Jerman berhasil membobol komputer 50 artis top dunia melalui virus Trojan. Para hacker itu diduga telah mengambil musik terbaru yang belum dirilis, kartu kredit, e-mail, dan gambar telanjang para artis tersebut.


Polisi melacak keberadaan dua peretas berusia 17 dan 23 tahun itu, dan menangkapnya setelah para peretas membual di internet terkait dengan keberhasilannya. Diduga, para peretas itu telah mengambil lagu-lagu terbaru dan video seks bintang terkenal, seperti Lady Gaga, Rihanna, dan Justin Timberlake

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTsYwS7fHJib5EOBfG23VzhKqzqCIQ94XQBGRZMeiBJw5wqR1ovDD7dViPrVEY9NGKi0W1HT-y_bMIOkRIB1pkqfX-GSZja6i4o2_ThLWw78k_lAMR3sLKoXfPyIjkksgUzTf4z4jja8la/s1600/Rihana.jpg

Para peretas itu juga menghadapi tuduhan pemerasan setelah berhasil mengantongi berbagai koleksi foto dan video seks para bintang top dunia tersebut. Dua peretas asal Duisburg, Jerman, itu mengakui kesalahannya di depan polisi setempat.


Penyelidikan dan pengembangan kasus ini melibatkan FBI dan Federal Police Service Jerman.


Sven Kilthau dari Universal Music Jerman yang bertanggung jawab atas publisitas bintang Lady Gaga dan Rihanna, mengatakan, kekhawatirannya. "Ini benar-benar menakutkan, seseorang tidak bisa merasa aman di mana pun berada," katanya, seperti dikutip Telegraph, Kamis (2/12/2010)


Polisi mensinyalir, kedua peretas menerobos komputer para artis top dunia itu dengan memanfaatkan virus Trojan, kemudian menguasai dan mengacak-acak isi komputer.


Bahkan gambar telanjang penyanyi Amerika Serikat, Kesha, telah diambil dan kemudian dipakai untuk memeras. Beruntung, Kesha (24) batal mengirim uang tebusan.


Tuduhan yang lebih bahaya, pasangan peretas itu telah mengambil lagu-lagu terbaru yang belum dirilis untuk kemudian dijual secara ilegal kepada produser gelap, alias pembajakan yang mendahului
launching. Bisa dibayangkan berapa besar kerugiannya.

Kejahatan dunia maya ini telah membuat takut para manajemen yang mengelola publikasi para artis top dunia karena khawatir hal-hal sangat pribadi bisa dipulikasikan tanpa sepengetahuan pemiliknya, selain hak cipta mereka dilanggar.